MUAROJAMBI - Aidi Hatta turun langsung ke Desa Pondok Meja setelah gelombang keluhan warga soal banjir yang terus berulang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) itu, Ketua DPRD Muaro Jambi menyoroti keberadaan bangunan ruko dan kawasan pergudangan yang diduga menjadi salah satu penyebab terganggunya aliran drainase dan sungai alami di sekitar permukiman warga, Selasa (19/5/2026).
Salah satu titik yang diperiksa merupakan bangunan ruko yang digunakan sebagai bengkel mobil. Dari hasil peninjauan di lapangan, ditemukan bagian bangunan berdiri sangat dekat dengan sempadan sungai. Kondisi itu dikhawatirkan mempersempit aliran air dan memperparah genangan ketika intensitas hujan meningkat.
“Jangan sampai aktivitas usaha justru mengorbankan masyarakat. Kami mendukung investasi, tetapi aturan tetap harus dipatuhi, terutama terkait drainase dan aliran sungai,” tegas Aidi Hatta saat sidak berlangsung.
Warga sebelumnya mengeluhkan banjir yang semakin sering terjadi di kawasan tersebut. Mereka menduga pembangunan sejumlah usaha dan pergudangan dilakukan tanpa memperhatikan sistem pembuangan air, sehingga aliran drainase tidak lagi berfungsi optimal.
Sidak kemudian dilanjutkan ke kawasan pergudangan di RT 26 Desa Pondok Meja. Di lokasi itu, rombongan DPRD bersama instansi terkait menemukan aliran air yang tersumbat dan memerlukan normalisasi segera. (Adv)
Social Header